Penelitian

Berdasarkan latar belakang terkait permasalahan sampah di Indonesia maka Get Plastic merumuskan kerangka program untuk menjawab permasalahan tersebut. Rumusan program ini dibuat dalam kurun waktu 3 tahun (2018-2020). Dasar pemikiran jangka waktu program ini didasarkan pada program pemerintah yaitu Indonesia Bebas Sampah 2020

Logika program dan hasil akhir yang diharapkan

  1. Masyarakat mampu mengolah sampah plastik menjadi energi baru secara partisipatif
  1. Masyarakat memiliki kesadaran terhadap bahaya sampah plastik bagi lingkungan, volume sampah plastik dan kehidupan berkelanjutan
  1. Korelasi yang lebih kuat dengan para pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan (pemerintah, CSO, CSR, masyarakat, swasta dan stakeholder lainnya) dalam pengelolaan sampah plastik

 

Alat pengolahan sampah plastik

IMG_3742

Pada awalnya, alat kami menggunakan bahan-bahan bekas yang didapatkan dari lingkungan sekitar ataupun dibeli dari pasar loak, karena kami memajukan konsep low-technology. Dengqn tujuan penyesuaian dengan kondisi masyarakat.

Namun demi kepentingan masyarakat umum, kami mulai mengembangkan alat dengan bahan stainless steel untuk memaksimalkan hasil dan ketahanan alat. Alat kami terdiri dari komponen reaktor, kondensor, tabung penyimpanan minyak, serta penyaring gas dengan teknik hidrokarbon.

Pengembangan

Ringkasan Paket

 

Rincian Kegiatan :

• Get Plastic akan menyediakan alat pengolahan sampah dengan kapasitas 10 kg (garansi 12 bulan) serta layanan monitoring 12 bulan.

• Kegiatan yang dilakukan pada awal yakni (antara 3 dan 7 hari full):

Kick-off Meeting sama mitra lokal secara teknis mengenai implementasi program.

Workshop dan edukasi kepada masyarakat dampingan (bahaya sampah yang tidak dikelola, pemilahannya, presentasi dan demo alat).

Diskusidankonsolidasi program : tim GP bersama dengan masyarakat kunci dan pelaksanaan di tingkat masyarakat. Hal ini bertujuan membahas teknis pengumpulan sampah, lokasi pengolahan, kegiatan diskusi dan pelatihan agen teknis (SDM lokal) untuk menggunakan alat dengan baik dan aman.

• Pendampingan penggunaan alat : setelah sampah berhasil terkumpul dari masyarakat, maka dilakukan pendampingan pengolahan sampah plastik oleh masyarakat setempat.

• Pengawasan: tim GP akan melakukan analisis hambatan dan tantangan dalam implementasi program di lokasi tersebut, peluang dan strategi pelibatan masyarakat. Selain itu tim GP akan memberikan pelatihan kepada penanggung jawab pengelola untuk melakukan pencatatan atas sampah yang dikelola.

• Koordinasi: kami membangun sistem koordinasi yang sesuai dengan kesepakatan beberapa pihak.

• Monitoring: dilakukan oleh tim GP baik melalui jarak jauh maupun datang langsung setiap 6 bulan sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kondisi alat dan perawatan, serta melakukan diskusi dengan masyarakat setempat mengenai implementasi program.